Kalkulator
Kalkulator HPP: harga pokok per unit dari biaya satu batch
Isi biaya satu kali produksi dan jumlah produk jadi yang dihasilkan. Kalkulator membagi total biaya menjadi HPP per unit.
Gas, listrik, kemasan, penyusutan alat yang dibagi ke batch ini.
- Total biaya produksi
- Rp450.000
- HPP per unit
- Rp9.000
Rumus yang dipakai
HPP per unit = (biaya bahan baku + biaya tenaga kerja + biaya overhead) ÷ jumlah produk jadi per batch. Semua biaya dihitung untuk satu batch yang sama. Total biaya dan HPP per unit dibulatkan ke rupiah terdekat.
- Bahan baku: semua bahan yang habis dipakai untuk batch itu, termasuk bahan pelengkap.
- Tenaga kerja: upah orang yang membuat batch itu, dibagi sesuai waktu yang dipakai.
- Overhead: gas, listrik, kemasan, dan penyusutan alat yang dibebankan ke batch ini.
- Jumlah produk jadi: unit yang benar-benar layak dijual, bukan jumlah rencana.
Contoh: 50 gelas es kopi susu
Contoh ini sama dengan angka bawaan kalkulator di atas. Satu batch menghasilkan 50 gelas.
| Komponen | Perhitungan | Nilai |
|---|---|---|
| Bahan baku (kopi, susu, gula aren, es) | Rp300.000 | |
| Tenaga kerja | Rp100.000 | |
| Overhead: gas | Rp25.000 | |
| Overhead: listrik | Rp10.000 | |
| Overhead: gelas dan tutup | 50 × Rp300 | Rp15.000 |
| Overhead total | 25.000 + 10.000 + 15.000 | Rp50.000 |
| Total biaya produksi | 300.000 + 100.000 + 50.000 | Rp450.000 |
| HPP per gelas | 450.000 ÷ 50 | Rp9.000 |
Jika hasil bagi tidak bulat, kalkulator membulatkan ke rupiah terdekat. Misalnya total biaya Rp100.000 untuk 3 unit menghasilkan Rp33.333,33, yang ditampilkan sebagai Rp33.333.
Kesalahan yang sering terjadi
- Hanya menghitung bahan utama, lupa kemasan, sedotan, atau bahan pelengkap.
- Membagi dengan jumlah rencana, padahal sebagian produk gagal atau dipakai untuk tes rasa.
- Tidak menghitung tenaga kerja karena dikerjakan sendiri. HPP jadi terlihat murah dan harga jual terlalu rendah.
- Memakai harga bahan lama setelah harga belanja naik.
Setelah HPP diketahui
Masukkan HPP ke kalkulator harga jual untuk mendapat harga dengan target margin tertentu, atau ke kalkulator margin untuk mengecek harga yang sudah berlaku. HPP juga dipakai untuk menghitung nilai stok, seperti dijelaskan di artikel cara menghitung stok barang.
Pertanyaan yang sering diajukan
Saya reseller, bagaimana menghitung HPP?
Untuk barang dagangan, HPP per unit adalah harga beli ditambah ongkos sampai barang siap dijual (ongkos kirim, kemasan ulang), dibagi jumlah unit. Isi harga beli di kolom bahan baku, ongkos lain di overhead, dan tenaga kerja boleh nol.
Apakah sewa tempat masuk overhead HPP?
Boleh, jika Anda membaginya per batch. Banyak usaha kecil memilih memasukkan sewa ke biaya operasional saja, lalu melihatnya di kalkulator laba. Yang penting satu biaya tidak dihitung dua kali.
Kenapa hasilnya Rp33.333 padahal seharusnya Rp33.333,33?
HPP per unit dibulatkan ke rupiah terdekat karena transaksi Rupiah tidak memakai sen. Selisih pembulatan ini sangat kecil per unit.
Seberapa sering HPP perlu dihitung ulang?
Setiap kali harga bahan utama berubah atau resep berubah. Banyak pemilik usaha juga mengeceknya setiap bulan.
Baca juga
- Kalkulator harga jualPilih hitung berdasarkan target margin atau target markup, lalu pilih pembulatan. Harga selalu dibulatkan ke atas sehingga target tidak meleset.Buka
- Kalkulator marginDua angka, tiga hasil: laba per unit, margin terhadap harga jual, dan markup terhadap HPP. Margin dan markup sengaja ditampilkan berdampingan karena sering tertukar.Buka
- Cara menghitung stokRumus sederhana yang dipakai di toko mana pun, contoh tabel lima produk yang bisa Anda hitung ulang, dan cara menangani selisih antara catatan dan rak.Buka
- Omzet vs labaEmpat istilah yang sering dipakai bergantian, padahal angkanya sangat berbeda. Satu contoh bulanan menunjukkan di mana uang Anda berkurang di setiap langkah.Buka
- Manajemen stokInstaKasir memotong stok otomatis setiap transaksi lunas dan mencatat setiap penambahan atau pengurangan beserta alasannya, jadi Anda tahu dari mana angka stok berasal.Buka
Siap merapikan kasir usaha Anda?
Daftar dengan Google atau email, isi profil usaha, lalu tekan Mulai Gratis. Tanpa kartu kredit.